Hanya 9 Paper Repository Masuk Top 1000 Dunia
Menjelang pengumuman peringkat untuk kategori perguruan tinggi, webometrics telah mengumumkan peringkat khusus untuk kategori paper repository- yaitu sebuah portal atau website yang berisi artikel atau paper ilmiah. Jadi peringkat ini hanya menilai website khusus untuk paper repository, bukan menilai website atau domain perguruan tinggi secara keseluruhan. Webometrics secara regular setiap Juli dan Januari mengeluarkan peringkat untuk 5 kategori yaitu (1) peringkat perguruan tinggi, (2) peringkat research center, (3) peringkat business school, (4) peringkat repository, dan (5) Peringkat Hospitals.
Khusus untuk peringkat paper repository, webometrics secara umum menggunakan metodologi yang relatif sama dengan peringkat perguruan tinggi, yaitu Size, Visibility, Rich Files, dan Scholar. Size menunjukkan jumlah halaman web yang diambil dari 4 mesin pencari yaitu Google, Yahoo, Live Search, dan Exalead.
Jumlah repository seluruh dunia yang dinilai oleh Webometrics sebanyak 1185 repositori yang dikelompokkan dalam dua jenis peringkat yaitu peringkat institusional dan Top Repository. Hanya 9 perguruan tinggi di Indonesia masuk pemeringkatan untuk kategori ini, dan 9 PT tersebut masuk Top 1000 dunia dan UG menempati posisi ke -5 di Indonesia.
Di era informasi dan keterbukaan, artikel ilmiah atau scientific paper di perguruan tinggi mulai dipublikasikan secara terbuka di internet sehingga bisa diakses secara bebas oleh masyarakat. Kebijakan open-content untuk publikasi paper tersebut bertujuan untuk penyebaran IPTEKS dan hasil penelitian agar dapat dimanfaatkan- baik untuk kepentingan dunia akademis maupun masyarakat. Dampak lainnya adalah masyarakat atau kalangan ilmiah dapat menilai mutu paper ilmiah tersebut, dan dapat dijadikan mekanisme umpan balik sebagai bentuk tanggung jawab dan keterbukaan ilmiah.
Namun di sisi lain, ketersediaan publikasi ilmiah secara terbuka tersebut berpotensi meningkatkan plagiarism. Dampak negatif tersebut harus menjadi perhatian utama dari kalangan perguruan tinggi. Bahkan kebijakan open-content dapat dijadikan mekanisme untuk mencegah plagiarism dari sisi penyedia konten di website repository yang dikelola oleh perguruan tinggi. Perguruan tinggi harus memastikan bahwa paper atau artikel ilmiah yang diunggah ke paper repository merupakan karya ilmiah yang sudah memenuhi kaidah atau etika ilmiah, termasuk bebas dari plagiat.
Menjelang pengumuman peringkat untuk kategori perguruan tinggi, webometrics telah mengumumkan peringkat khusus untuk kategori paper repository- yaitu sebuah portal atau website yang berisi artikel atau paper ilmiah. Jadi peringkat ini hanya menilai website khusus untuk paper repository, bukan menilai website atau domain perguruan tinggi secara keseluruhan. Webometrics secara regular setiap Juli dan Januari mengeluarkan peringkat untuk 5 kategori yaitu (1) peringkat perguruan tinggi, (2) peringkat research center, (3) peringkat business school, (4) peringkat repository, dan (5) Peringkat Hospitals. Peringkat Perguruan Tinggi sendiri- yang relatif lebih banyak ditunggu-tunggu oleh perguruan tinggi di Indonesia, belum diumumkan sampai hari ini. Webometrics biasanya mengumumkan peringkat PT tersebut di akhir Januari atau awal Februari.
Khusus untuk peringkat paper repository, webometrics secara umum menggunakan metodologi yang relatif sama dengan peringkat perguruan tinggi, yaitu Size, Visibility, Rich Files, dan Scholar. Size menunjukkan jumlah halaman web yang diambil dari 4 mesin pencari yaitu Google, Yahoo, Live Search, dan Exalead. Visibility adalah jumlah tautan eksternal yang menuju website repository yang bersangkutan berdasarkan Yahoo Search dan Exalead. Rich Files menunjukkan jumlah file teks dalam format pdf yang diekstraksi dari Google dan Yahoo. Sedangkan Scholar menunjukkan jumlah paper yang terlacak di Google Scholar untuk beberapa tahun publikasi terakhir.
Jumlah repository seluruh dunia yang dinilai oleh Webometrics sebanyak 1185 repositori yang dikelompokkan dalam dua jenis peringkat yaitu peringkat institusional dan Top Repository. Hanya 9 perguruan tinggi di Indonesia masuk pemeringkatan untuk kategori ini, dan 9 PT tersebut masuk Top 1000 dunia dan UG menempati posisi ke -5 di Indonesia.